Science Gallery Sabuga, Museum IPTEK-nya Bandung
Siang yang jemu dan panas itu nampaknya tak mempengaruhi seratusan anak-anak Sekolah Dasar untuk beraktivitas. Teriakan kegembiraan mereka terdengar hingga ke seluruh ruangan yang luasnya lebih dari setengah luas lapangan bola. Berlarian ke sana-kemari sembari mencoba-coba beberapa peralatan model, adalah hal yang mereka lakukan.
Anak-anak tersebut bukanlah tanpa kendali karena kepanasan. Mereka malah sedang bermain-main dengan alat-alat ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di Science Gallery Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jl. Tamansari No. 73, Bandung.
Nanang Nasrullah, pengelola Science Gallery Sabuga, menjelaskan bahwa galeri yang terletak di lantai 4 gedung Sabuga ini, telah ada sejak tahun 1997. Alat peraga yang ditampilkan pun didatangkan dari Amerika dan Jepang. “Karena Amerika memiliki kontrak kerjasama dengan ITB. Sedangkan Jepang merupakan pembangun gedung ini (Sabuga-red),“ tutur Nanang.
Alat-alat peraga yang ada di galeri pun cukup banyak dan lengkap. Pengunjung akan disuguhkan dengan alat-alat peraga fisika yang didatangkan dari Amerika seperti Space Scale, timbangan penunjuk berat badan di planet-planet anggota sistem tata surya; Bernaulli Ball, bola melayang; Whisper Dishes, parabola penghantar suara; Jacob’s Ladder, loncatan listrik dalam tabung tranparasi; dan Bottle Lighting, bola kaca beraliran listrik.
Tak hanya itu saja. Alat-alat peraga mesin yang didatangkan dari Jepang pun ikut melengkapi koleksi Science Gallery Sabuga ini. “Bahkan ada guru SMK yang suka dengan alat peraga mesin di sini lantaran potongannya (mesin-red) rapih dan mempermudah anak SMK mengerti cara kerjanya (mesin-red),” ungkap Nanang.
Di samping alat peraga fisika dan mesin, galeri ini juga memiliki Teater Kubah yang terletak bersebelahan dengan ruang galeri. Berkapasitas 116 tempat duduk, teater ini bakal menyuguhkan film-film iptek 3 dimensi yang tampak nyata, mengagumkan, serta mendebarkan.
Galeri ini dibuka setiap hari ketika ada jadwal kunjungan. Tiket masuknya pun cukup murah, yaitu 16.500 Rupiah per orang. Kalangan pengunjungnya pun beraneka ragam, mulai dari murid Taman Kanak-kanak hingga pelajar Sekolah Menengah Umum dan kejuruan.
Ketika ditanya mengenai materi yang disampaikan, Nanang menyampaikan bahwa materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan disesuaikan dengan pengunjung. Materi akan lebih kompleks seiring dengan semakin tingginya jenjang pendidikan. “Meskipun sepele, tapi bila dijelaskan kepada anak, jadi wawasan tersendiri,” ungkap Nanang.
yudh on CyberMosque



adinda@: iyaa… kepengen lagi tauu…
Missela
Friday, 2 December 2011 at 11:27
missela kelas 6 sd 4 kan /? iya enk banget waktu pas disan aaplgi di dome theatre teriak2 breng tmen2 tp skrg lg ngerjain lporan
adinda
Wednesday, 30 November 2011 at 18:36
di sabuga paling seru tuh pas di dome theter! aku waktu itu ke sana tgl 2 november 2011 (study tour sd ks1 – sd ks 5). Seru bgt gk bosen deh kesana. Pingin lagiiii…
Misela
Wednesday, 30 November 2011 at 17:05
waktu study tour 2 november 2011, aku ke sabuga, alat2nya hebat2 dan unik2.. pengen lg kesana….
Misela
Wednesday, 30 November 2011 at 17:02
wah saya pernah jadi guide di galeri iptek sekitar tahun 1998-2000
gajinya rp.2500/jam hehehehe…..
Jadi pengen ngajak anak2 kesana….
sonya
Friday, 9 September 2011 at 21:05
sabuga tempatnya bagus (TOP)
emun
Thursday, 14 April 2011 at 02:02
[...] Science Gallery Sabuga, Museum IPTEK-nya Bandung May 2009 4 comments 5 [...]
Surat Cinta dari Wordpress « Coretan dari Balik Kelambu…
Wednesday, 5 January 2011 at 05:55
Halo,
Salam kenal. Kami suka dengan tema tulisan kamu tentang pengalaman kamu di ITB.
Begini, LPM ITB sedang membuat situs antarmuka untuk menjembatani mahasiswa- alumni ITB, dengan siswa SMU dari seluruh Indonesia, yang berminat ke ITB, untuk bisa bertukar informasi. Tujuannya, adalah untuk mengurangi kasus “salah pilih jurusan” sebelum memutuskan masuk ke ITB, juga membuat siswa SMU mengenal lebih dekat kehidupan mahasiswa ITB, dengan harapan, mereka bisa mengoptimalkan waktu belajarnya di kampus.
Kami berusaha untuk mengurangi bias informasi seputar jurusan di ITB, bagi siswa SMU, sehingga mereka punya spektrum yang luas dan berimbang seputar disiplin jurusan, bahkan aktivitas mahasiswa ITB.
Kalau Kamu bersedia, silakan berkunjung, berdiskusi, berbagi, dan jangan lupa untuk menjawab keingintahuan siswa- siswa SMU dari seluruh Indonesia, tentang ITB.
Oh iya, tulisan ini juga bisa lho, kalau mau diposting .
Regards,
Layanan Produksi Multimedia ITB
http://www.masukitb.com
http://multimedia.itb.ac.id
masukitb
Tuesday, 12 October 2010 at 16:40
thx ya infonya, ngebantu tugas
sssaaarrriii
Tuesday, 6 April 2010 at 17:14
punten ari ngadamel loncatan listrik dalam tabung transparasi kumaha? simkuring perlu kanggo open house engke di sakola!!!
hatur nuhun….
reza surya
Wednesday, 7 October 2009 at 19:57
ditempat saya ga ada hiks hiks >>>>>>> Salam Kenal Dari Tanah Kalimantan ya..
Pengangguran Menulis Mimpi
Sunday, 10 May 2009 at 11:51